Arosuka, Denbagus.co–Kepedulian terhadap siswa yang terdampak bencana galodo Arosuka terus mengalir. Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Solok menyalurkan bantuan kepada siswa SMPN 5 Gunung Talang yang terdampak bencana Galodo. Jumlah siswa penerima bantuan adalah 9 orang, masing-masing menerima Rp 1 juta rupiah.
Penyerahan bantuan berlangsung di SMPN 5 Gunung Talang, Kamis (1/10/2026). Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, H. Elafki, S.Pd., MM, Kasi Pendidikan SMP, Hendra, Jajaran Pengurus MKKS SMP, Kepala SMPN 5 dan Majelis guru.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban siswa dan keluarga yang terdampak bencana banjir bandang di kawasan Arosuka.
Ketua MKKS Kabupaten Solok, Laswindi mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap siswa yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban para siswa beserta keluarganya dalam menjalani masa pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Elafki, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MKKS Kabupaten Solok atas kepedulian terhadap peserta didik yang terdampak galodo
Menurutnya, perhatian dan dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi siswa, terutama agar mereka tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan di tengah situasi pascabencana.
Elafki juga berpesan agar para siswa tidak kehilangan semangat dalam belajar meskipun tengah menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana.
Ia mengingatkan para siswa untuk tetap bersyukur, tabah, dan terus berusaha meraih cita-cita.
“Kami berharap siswa yang terdampak tetap semangat dalam belajar dan harus tetap bersyukur,” pesan Elafki.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud solidaritas insan pendidikan Kabupaten Solok dalam mendukung peserta didik yang terdampak bencana. Dukungan ini diharapkan turut membantu menjaga semangat belajar siswa selama proses pemulihan pascabencana berlangsung.(Roni Akhyar)




















