Pasaman, Denbagus.co-Jiwa patriotisme dan kemanusiaan yang tinggi ditunjukkan oleh seorang prajurit sejati dari Kodim 0305/Pasaman, Sertu Adrianto.
Anggota TNI yang sehari-hari bertugas sebagai Babinsa Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpati ini, mengambil tanggung jawab penuh untuk mendampingi seorang sopir truk korban kecelakaan tunggal di Rimbo Malampah, Jumat (12/6/2026) sekitar Pukul 21.00 Wib.
Peristiwa ini bermula saat sebuah truk bermuatan makanan ayam yang melaju dari arah Kapunduang, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat menuju Kota Payakumbuh mengalami kecelakaan tunggal.
Saat melintasi kawasan Rimbo Malampah, tepatnya di ruas jalan Kumpulan-Padang Sawah Kilometer (Km) 13, truk tersebut mengalami rem blong. Akibatnya, armada angkutan barang tersebut hilang kendali dan terjun bebas masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih 30 meter.
Mendengar kabar insiden tersebut, Sertu Adrianto bersama masyarakat sekitar langsung turun ke lokasi dan menyusuri jurang dengan alat penerangan hanya senter handphone untuk melakukan evakuasi darurat.
Setelah berjuang melewati medan yang sulit, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat namun menderita banyak luka serius. Warga dan Babinsa kemudian bergerak cepat melarikan korban menuju Puskesmas Simpati untuk mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis.
Namun, karena luka-luka yang diderita korban sangat parah dan membutuhkan penanganan dokter spesifik, pihak puskesmas menyatakan korban harus segera dirujuk. Korban harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuanku Imam Bonjol di Lubuk Sikaping.
Masalah besar muncul karena warga tidak berhasil menemukan identitas korban, baik berupa KTP, SIM, maupun ponsel di dasar jurang, sehingga tidak bisa menghubungi keluarga korban.
Melihat kondisi darurat di mana korban harus mendapatkan perawatan intensif dan membutuhkan pendamping keluarga demi kepentingan administrasi serta tindakan medis, jiwa kemanusiaan Sertu Andrianto langsung bergejolak.
Tanpa ragu, prajurit TNI ini mengambil alih tanggung jawab dengan bertindak sebagai perwakilan keluarga korban. Beliau mendampingi langsung sang sopir di dalam ambulans hingga tiba di IGD RSUD Tuanku Imam Bonjol. Aksi spontan Sertu Andrianto yang bersedia menjadi penjamin dan mendampingi korban kecelakaan ini menuai pujian mendalam dari pihak medis dan masyarakat.
Langkah berani ini memastikan bahwa korban yang tengah kritis bisa langsung mendapatkan perawatan medis yang lebih baik tanpa harus tertunda masalah administrasi.
Kehadiran sang Babinsa di sisi ranjang pasien menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir sebagai pelindung rakyat di saat paling genting sekalipun.
Hingga saat ini, Sertu Andrianto masih setia memantau perkembangan kondisi kesehatan sang sopir di rumah sakit sembari berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melacak asal-usul truk dan keluarga korban.
Masyarakat diimbau bagi yang merasa mengenal korban atau keluarga korban untuk segera mengecek ke RSUD Lubuk Sikaping. Tragedi di Rimbo Malampah ini menjadi saksi bisu dari pengabdian tanpa batas seorang prajurit sejati kepada sesama manusia.(SA)



















