Arosuka, Denbagus.co-Komunitas Campervan Indonesia (CVI) ikut mengambil bagian dengan menyalurkan bantuan untuk keluarga yang terdampak bencana.
Bantuan tersebut terdiri atas air minum mineral dan uang tunai senilai Rp8 juta yang ditujukan bagi 32 kepala keluarga (KK) terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Ilham Andre dari Sumatera Barat bersama Banta Sutan Sati dari Kabupaten Solok. Bantuan kemudian diterima oleh Sekretaris Dinas BPBD Kabupaten Solok, Masrizal, di Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Solok.
Kehadiran komunitas tersebut menjadi bagian dari dukungan masyarakat dalam masa penanganan bencana, ketika kebutuhan warga terdampak masih membutuhkan perhatian berbagai pihak.
Ilham, Andre mengatakan, keterlibatan Campervan Indonesia dalam penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Kami dari Campervan Indonesia bersama teman-teman dari Sumatera Barat dan Kabupaten Solok datang untuk ikut membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok. Bantuan yang kami bawa berupa air minum mineral dan bantuan uang tunai sebesar Rp8 juta untuk 32 kepala keluarga. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit,” katanya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan wujud solidaritas dan tidak semata-mata diukur dari nilai material yang disalurkan.
“Kami berharap bantuan ini tidak dilihat dari besar atau kecilnya, tetapi sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan proses pemulihan di Kabupaten Solok bisa berjalan dengan baik,” ulas Andre.
Sementara itu, Marizal menyampaikan apresiasi kepada Campervan Indonesia dan pihak-pihak yang terus memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan Campervan Indonesia kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok. Bantuan berupa air mineral dan uang tunai ini tentunya sangat berarti bagi warga, khususnya 32 kepala keluarga yang menjadi penerima,” ucap Marizal.
Ia mengatakan, dukungan dari komunitas dan berbagai elemen masyarakat memiliki arti penting dalam situasi tanggap darurat.
“Dalam kondisi tanggap darurat seperti sekarang, dukungan dari berbagai komunitas dan masyarakat sangat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan warga terdampak. Kami berharap kepedulian seperti ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam proses penanganan dan pemulihan bencana,” tutupnya.
Penyaluran bantuan berlangsung di Posko Utama Tanggap Darurat, yang menjadi salah satu pusat koordinasi penanganan dampak galodo di Kabupaten Solok.
Di tengah proses tanggap darurat, bantuan dari berbagai unsur masyarakat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meringankan beban keluarga terdampak sekaligus memperkuat solidaritas dalam menghadapi bencana.(Roni Akhyar)




















