Talang, Denbagus.co-Pasca bencana galodo yang melanda kawasan Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok pada Senin (21/9/2026) malam, Panitia INARA Cup memutuskan menunda pelaksanaan pembukaan turnamen.
Bencana yang terjadi pada Senin malam tersebut turut berdampak terhadap kawasan perkantoran Bupati Solok dan permukiman masyarakat di sekitar Kayu Aro. Hingga Selasa pagi, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polri, TNI, SAR, Tagana, PMI, serta para relawan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang diduga terbawa arus.
Seiring dengan ditetapkannya status tanggap darurat bencana oleh Pemerintah Kabupaten Solok selama 14 hari, panitia INARA Cup mengambil keputusan untuk menunda agenda pembukaan turnamen.
Ketua Pelaksana INARA Cup, Wardesko Ponobatuah di dampingi oleh seluruh panitia, mengatakan keputusan tersebut diambil melalui pembahasan bersama antara panitia dan sejumlah tokoh, Selasa 22/9/2026 malam di talang, keputusan ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Pada awalnya, acara pembukaan turnamen INARA Cup kita agendakan pada 20 September 2026. Namun, telah terjadi bencana galodo yang menimpa wilayah Gunung Talang, khususnya Kayu Aro, Nagari Batang Barus, yang membuat saudara-saudara kita menjadi korban” ujar Wardesko.
Menurutnya, musibah yang terjadi merupakan duka bersama masyarakat Kabupaten Solok. Karena itu, pelaksanaan kegiatan olahraga yang sebelumnya telah dipersiapkan akhirnya ditunda hingga situasi memungkinkan.
“Tentu duka ini adalah duka bersama. Maka dari itu, kami mengambil keputusan bersama, baik dengan seluruh panitia maupun para tokoh, untuk mengundur pelaksanaan INARA Cup” katanya
Panitia berharap seluruh klub yang telah menyatakan diri mengikuti INARA Cup dapat memahami dan menerima keputusan tersebut.
“Karena ini juga merupakan duka kita seluruh masyarakat Kabupaten Solok. Kami selaku panitia tentu berharap kepada seluruh klub-klub yang akan mengikuti INARA Cup untuk bisa memahami dan menerima keputusan bersama ini” lanjut Wardesko
Panitia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh manajemen klub, pemain, serta masyarakat atas perubahan jadwal pelaksanaan turnamen.
“Selaku panitia, kami mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh manajemen klub dan masyarakat atas keputusan penundaan ini. Semoga seluruh korban bencana dapat segera ditemukan dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan” tutupnya
Pembukaan INARA Cup yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026 tersebut ditunda hingga 10 Oktober 2026.(Tim)



















