Solok Kota, Denbagus.co__Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Gatot Tri Suryanta laksanakan Panen Raya Jagung serentak kuartal I 2026 di lokasi binaan ketahanan pangan Polres Solok Kota, di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, dengan luas lahan mencapai 6 hektare.
Kamis (8/1/2025).
Kegiatan tersebut terlihat juga dihadiri oleh Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Pejabat Utama Polda Sumbar, Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.IK, M.Si, Dandim 0309/Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi, Dinas Perkebunan Sumbar, Kepala Bulog Sumbar, perwakilan Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kota Solok, Pejabat Utama Polres Solok Kota, Lembaga LKAAM, KAN dan Bundo Kanduang Kita Solok, serta pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot Trisryananta menyampaikan, bahwa kebutuhan jagung di wilayah Sumatera Barat mencapai sekitar 1, 2 juta ton per tahun. Namun, realisasi produksi pada tahun sebelumnya masih sangat jauh dari kebutuhan, tidak sampai 400 ton. Artinya masih terdapat kekurangan sebanyak 800 ton jagung lagi, menurutnya kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan serius yang perlu dicari akar permasalahannya secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda guna memaksimalkan pengelolaan lahan pertanian jagung. Pendataan ulang terhadap lahan yang layak ditanami jagung diminta agar dilakukan secara serius dan berkelanjutan, tidak hanya saat kegiatan virtual conference atau momentum tertentu saja.
“Kedepan mesti didata lagi potensi lahan yang bisa ditanami jagung, data kembali data lahan yang termasuk ringan, sedang dan berat. Kemudian lakukan evaluasi dimana permasalahan dan solusi yang mesti dilakukan,” Ujarnya.
Dari upaya tersebut, nantinya akan dipilih lokasi terbaik untuk dijadikan role model pengembangan jagung, sehingga dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk ikut menanam jagung dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Seperti halnya diketahui, Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan, dan komitmen nyata Kepolisian di wilayah hukum Polda Sumbar untuk mensukseskan program ketahanan pangan masyarakat secara nasional.
Kemudian, Kepada Wali Kota Solok, Kapolda Sumbar secara khusus meminta agar mengerahkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk memberikan pendampingan intensif kepada para petani jagung.
Pendampingan tersebut diharapkanny mampu meningkatkan pengetahuan, teknik budidaya, serta hasil panen petani secara signifikan. Semua masyarakat yang menanam jagung, menurut Kapolda, harus mendapatkan bimbingan yang tepat.
Dalam rangkaian panen jagung serentak ini, Kapolda juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga Kota Solok, dan kegiatan diakhiri dengan peresmian Mushalla Al-Zikra, sebelum akhirnya menghadiri jamuan makan siang ke Rumah Dinas Walikota Solok. (Mil)






















