Paninggahan, Denbagus.co-Pemerintah Kabupaten Solok menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama masyarakat dan perantau Nagari Paninggahan yang dirangkai dengan agenda Pulang Basamo 2026, bertempat di Pondok Pesantren MTI Paninggahan, Selasa (24/03/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm, Apt., Wakil Ketua I DPRD Armen Plani, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, M.Si, Anggota DPRD Kab. Solok, Camat Junjung Sirih serta unsur Forkopimcam, Walinagari Paninggahan, pengurus DPP PKP, pimpinan Pondok Pesantren MTI Paninggahan, serta tokoh masyarakat dan perantau.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan sebagai wujud mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri, sekaligus menjadi momentum penting dalam upaya pemulihan Nagari Paninggahan pasca bencana banjir bandang.
Pimpinan Pondok Pesantren MTI Paninggahan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah. Ia juga mengungkapkan kondisi pondok pasca bencana, di mana aktivitas belajar sempat terganggu dan sejumlah fasilitas pendidikan mengalami kerusakan. Dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, TNI/Polri, maupun masyarakat dan perantau dinilai sangat membantu proses pemulihan.
Ketua DPP PKP dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Pulang Basamo 2026 difokuskan pada rehabilitasi nagari. Oleh karena itu, penggunaan anggaran lebih diprioritaskan untuk pemulihan dibandingkan kegiatan seremonial. Ia juga menyampaikan bahwa penanganan darurat telah dilakukan secara cepat, serta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi berbagai tantangan, terutama di sektor pertanian, irigasi, dan penyediaan air bersih.
Sementara itu, Walinagari Paninggahan memaparkan dampak bencana yang cukup signifikan, di antaranya 44 unit rumah rusak berat dan hanyut, sekitar 100 unit rumah rusak ringan hingga sedang, serta kerusakan fasilitas umum seperti masjid, irigasi, jembatan, dan jalan. Di sektor pertanian, sekitar 900 Kepala Keluarga terdampak langsung dan 200 Kepala Keluarga terdampak tidak langsung. Ia menyampaikan optimisme bahwa pemulihan ekonomi masyarakat dapat segera terwujud melalui kolaborasi semua pihak.
Ketua DPRD Kabupaten Solok dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri sekaligus duka cita atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung program-program pemulihan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat kebersamaan dan peran perantau dalam pembangunan daerah.
Bupati Solok dalam sambutannya menekankan bahwa kunci utama percepatan pemulihan adalah persatuan dan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat telah berupaya maksimal dalam mendukung proses recovery, termasuk melalui penguatan anggaran dan program pembangunan pasca bencana.
“Kalau kita bergerak bersama, tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan. Kebersamaan adalah kekuatan utama kita dalam membangun dan memulihkan nagari,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga mendorong pengembangan lahan pertanian alternatif sebagai solusi atas lahan yang terdampak, serta mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas menjelang pemilihan wali nagari agar tidak menimbulkan perpecahan.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya budaya gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan pembukaan resmi rangkaian Pulang Basamo 2026, dengan harapan seluruh program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempercepat pemulihan Nagari Paninggahan.(Roni Akhyar)






















